Majalah al Bashiroh -mencerahkan rohani bangsa-

Translate

Sunday, January 22, 2017

SENJA MERAH JAMBU - PENA DALWA

SENJA MERAH JAMBU

Kita adalah masa yang bertemu
Di rinai hujan nan dingin dan senja tua yang kekuningan

Kita adalah rasa
Saat matahari usai mencumbui lazuardi
Saat tetes-tetes dingin berjelanak di permukaan mayapada
yang beradu
Oh tidak ...
Kulihat merah jambu merayapi kita
Dalam senyum sipu
Dengan kata yang kaku
Dan bisu merajai waktu
Kau dan aku malu untuk merajut kata
Risih untuk memulai kisah seperti roman-roman picisan
Lebih memilih memendamnya diam-diam
Seraya membekap dan mendekap
Dan membiarkan hangat itu menggumpal di dada pelan-pelan
Di rinai hujan di tengah senja
Kita yakin dan berbisik, inikah cinta?
Mendung di lazuardi
Raci, 16 Januari 2017

Afinisme Author, pegiat fiksi dari kalangan orang-orang bersarung. Menyukai kopi, musim hujan dan diksi sastra. Aktif di tim kepenulisan PENA DALWA dan majalah AL BASHIROH. Menulis antologi bersama yang berjudul SAHABAT PENA, MELODI PETRICHOR dan SOEKARNO?. Bagi yang ingin berbagi pengalaman di dunia fiksi, silahkan kirim surel ke khairulpamangkih@gmail.com atau FB: Afinisme Author

0 komentar:

Post a Comment