Majalah al Bashiroh -mencerahkan rohani bangsa-

Translate

Wednesday, November 30, 2016

Kain Keramat



Assalamualaikum. Ustadz, dulu saya pernah mengunjungi salah satu makam wali yang ada di daerah saya. Makam itu cukup ramai dengan peziarah, sehingga dijual semacam kain keramat berukuran sekitar sepuluh senti. Banyak juga yang membelinya karena yakin kain keramat itu ada khasiat atau pengaruhnya. Itu bagaimana ya, hukumnya?
Seno, Ponorogo

Jawaban :
Waalaikumsalam Warahmatullah. Pertanyaan yang sangat bagus sekali. Apabila dilihat dari sisi jual beli, maka hukumnya tidak sah apabila kain tersebut tidak ada manfaatnya. Jika kain tersebut dapat bermanfaat, semisal dibuat duduk atau lap meja maka hukum jual belinya sah-sah saja. Akan tetapi, jika ditelisik dari segi keyakinan masyarakat terhadap kain itu (benda yang  membawa berkah, memperlaris dagangan dll) hukumnya adalah kafir, apabila meyakini bahwa kain tersebut yang memberi dampak, bukan Allah. Namun sebaliknya, jika orang tersebut yakin bahwa yang memberi dampak adalah Allah sedangkan kain keramat itu sebagai wasilah, maka orang itu termasuk mukmin naji (mukmin yang selamat). Wabillahittaufiq

حاشية البجيرمي على شرح المنهج = التجريد لنفع العبيد (2/ 177)
الفقه المنهجي على مذهب الإمام الشافعي (6/ 17)
مفاهم يجب ان تصحح السيد محمد علوي المالكي الحسني لأول ص : 372


0 komentar:

Post a Comment