Majalah al Bashiroh -mencerahkan rohani bangsa-

Translate

Friday, April 3, 2015

Not Only about Art, But Also about Religion


Banyak dari kita yang berasumsi bahwa nilai kesenian Islam hanyalah sebatas keindahan yang terletak pada objek seni semata. Faktanya lebih dari itu, kesenian Islam mampu menggiring para penikmat seni untuk merasakan kedalaman nilai abstrak dari sebuah kesenangan, kegembiraan, eksklusifitas dan kepuasan. Kesenian Islam adalah hasil penjelmaan antara penghayatan nilai-nilai luhur akhlak dengan penginderaan hasil penciptaan Allah I sehingga hasil kesenian tersebut menjadi legenda hidup yang terus menginspirasi setiap orang yang melihatnya.
                Manusia diciptakan dengan sebaik-baik bentuk dan rupa, mempunyai perasaan suka dan benci. Sehingga tidak salah jika perasaan suka tersebut membentuk kecondongan dalam diri manusia untuk mencari, memilih dan memiliki segala hal yang bersentuhan dengan nilai keindahan.
                 Islam tidak berusaha untuk menafikan perasaan estetika, namun Islam membingkai perasaan estetika tersebut dengan pendidikan seni Islam sebagai pendidikan wadah kreatif masyarakat dalam berbagai bidang kesenian. Kreasi dan potensi seni dialihkan pada berbagai bentuk kaligrafi Islam, dengan pola dan karaktersitik yang indah dan rumit. Mereka membentuk corak ragam hias ruangan, benda-benda antik seperti gelas atau guci, karpet dan sebagainya dengan berbagai ornamen bunga-bungaan atau tumbuh-tumbuhan yang dianggap bukan sejenis hewan atau manusia. Khusus untuk ruangan-ruangan tertentu atau tempat-tempat yang dianggap layak dan mulia, biasanya diselipi atau bahkan dimunculkan ayat-ayat al-Qur’an, hadits atau kata-kata hikmah dengan pola seni tulis (kaligrafi) seperti: diwany, kuufy, riq’y, naskhy, tsulusty, atau yang lainnya yang sangat indah. Semua ini merupakan bentuk-bentuk kesatupaduan antara nilai-nilai seni dan budaya termasuk selipan nilai-nilai dakwah islamiyah secara umum. Sehingga melalui seni tersebut seorang hamba dapat meningkatkan ketaqwaan  dan mengajak manusia lain untuk bertafakkur mengagumi maha karya Allah I.
Memahami pesan maknawi yang terkandung dalam sebuah karya seni sastra ataupun seni suara seperti sya’ir, tak serumit memahami pesan maknawi yang terkandung dalam seni khat atau kaligrafi Islam. Tak banyak dari kita yang mampu memahami maksud dan arti dari karya seni tersebut, karena kebanyakan dari kita hanya sekilas mengamati dari segi keindahan bukan penghayatan.
                Berikut beberapa ciri unik dalam karya seni kaligrafi beserta makna singkat yang tersirat di dalamnya:
1)      Motif modural dan gabungan berturutan (kombinasi berulangan)
                Karya seni Islam tersusun atas berbagai bagian atau modul yang dikombinasikan untuk membangun rancangan atau kesatuan yang lebih besar dan memiliki gabungan tambahan yang terbentuk yang membawa identiti bebas tanpa menenggelamkan bagian yang lebih kecil, sehingga terbentuklah sebuak karya seni yang kompleks. Maknanya adalah adanya hubungan saling membutuhkan antar manusia, baik orang besar maupun kecil karena tidak ada perbedaan kasta dan kedudukan dalam agama Islam.
                Modul struktural dikemas secara berturutan (berulang-ulang) membentuk motif rumit namun unik. Pengulangan tersebut dibuat sedemikian rupa agar bisa tersambung dengan gabungan yang lainnya. Pesan yang ingin disampaikan adalah urgensitas kesinambungan dalam rangkaian ibadah dan ketaatan seorang muslim, seperti halnya sholat 5 waktu.
2)                      Intriksi (kerumitan)
                 Sesuatu corak yang mempunyai hasil detail dan padat, dipenuhi dengan corak yang sangat detail, ditambah motif berombak dan beranyam dengan sambungan corak naik dan turun. Makna yang ingin disampaikan dari motif ini adalah penggambaran bahwa agama tidak pernah menyepelekan perkara apapun, baik itu kecil ataupun besar. Selain itu, hendaknya seorang muslim menyibukkan diri atau memadatkan aktivitas harian untuk senantiasa beribadah kepada Allah I. Senantiasa memiliki sifat sabar dan tawaddhu’, dalam suka dan duka sehingga mendapatkan derajat yang tinggi di sisi Allah I.
                Selain berfungsi untuk mengingat kebesaran Allah I, seni juga berfungsi untuk membantu memahami dan menghayati ajaran Islam. Seperti halnya seorang muslim agar bisa mengingat kebesaran Allah I, karena semakin dalam ia memahami dan menghayati karya Islam dan keindahan penciptaan alam semesta maka semakin ia merasa yakin kepada Allah U. Menjadikan seorang hamba mengetahui kadar dirinya yang tidak akan pernah bisa menandingi keesaan Allah U.
A R L
Sumber

Script dan berbagai sumber lainnya.

0 komentar:

Post a Comment