Majalah al Bashiroh -mencerahkan rohani bangsa-

Translate

Tuesday, April 17, 2012

Hikmah Dalam Siklus Shalat Lima Waktu Dari Sudut Pandang Dunia Kesehatan





            Allah swt telah menetapkan waktu-waktu khusus dalam melaksanakan sholat fardu, ternyata di balik waktu-waktu tersebut, apabila dilihat dari segi kesehatan, terdapat beberapa faedah yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita. Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas sedikit tentang hal tersebut.

            Waktu Subuh
           
            Subuh merupakan waktu yang tepat untuk proses terapi sistem pernafasan dan paru-paru, karena pada pagi hari udara masih bersih dan segar. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Ali Ahmad Al Jurjawi di dalam kitab Hikmah al-Tasyri’ wa al- Falsfatuhu yang berbunyi:
           
            "ففي هذا الوقت يكون الليل قد اذن بالذهاب وكوكب الصبح قد اذن بظهوره من وراء الحجاب. فيصير الجو صافيا والهواء فقيا والكون وقد ساد عليه السكون.


            Artinya: Pada waktu ini (waktu fajar) malam telah izinkan untuk pergi dan bintang-bintang subuh untuk tampak ,maka udara menjadi segar dan jernih sehingga alam  ini menjadi tenang.

            Dari paru-paru, darah mengambil bahan bakar ( O2 ) yang masih baru dan bersih, sehingga keseluruhan organ menerima pasokan oksigen yang jernih. Selanjutnya tubuh dan otak menjadi segar kembali. Para peneliti kesehatan dari Barat juga mengungkapkan manfaat kebiasaan bangun pada waktu subuh. Ditemukan bahwa pada dini hari sekitar pukul 3.00 – 5.00 terjadi proses detoksinisasi ( pembuangan racun ) di bagian paru-paru, oleh karena itu biasanya selama durasi waktu ini, penderita batuk akan mengalami batuk hebat. Ini karena proses pembersihan  telah mencapai saluran pernafasan. 
           

            Waktu Dzuhur

            Waktu dzuhur merupakan waktu yang baik bagi kesehatan jantung. Pada saat ini tubuh kita berada pada puncak kepenatan akibat aktifitas yang telah kita kerjakan, sehingga suhu pada jantung meningkat. Hal ini dapat mempengaruhi seluruh sistem yang ada di dalam tubuh karena jantung adalah pusat dari seluruh pembuluh darah, jantung memompa darah agar selalu mengalir untuk membawa sari-sari makanan yang dibutuhkan oleh organ-organ tubuh yang lain, dengan melakukan sholat dzuhur sebagai bentuk relaksasi serta dipadukan dengan basuhan air wudhu’, suhu panas berlebihan yang terdapat di jantung menjadi normal kembali. Apabila kinerja jantung kembali fit, maka tubuh kita yang penat dan pikiran yang sumpek akan segar kembali dan siap untuk melanjutkan aktifitas.             
           
           


            Waktu Ashar
           
            Waktu ashar adalah waktu yang sangat cocok untuk terapi kandung kemih, karena pada saat ini mulai terjadi kesesuain secara perlahan antara hawa tubuh manusia dan hawa di sekitarnya, perubahan dari hawa yang panas menuju hawa yang dingin sehingga metabolisme tubuh menjadi terjaga. Jika fungsi kandung kemih ini terhambat, maka akan terjadi penumpukan cairan yang tidak bermanfaat dan mengandung racun sehingga akan mempengaruhi kerja organ-organ internal lainnya, jadi ibadah sholat ashar bermanfaat untuk meningkatkan daya kerja kandung kemih sehingga dapat mengeluarkan racun yang diakibatkan oleh proses kimiawi tubuh yang berlangsung selama beraktifitas sepanjang hari.
           

            Waktu Maghrib
           
            Waktu maghrib memiliki rentang waktu yang paling singkat dari seluruh waktu-waktu sholat yang lain, akan tetapi waktu ini sangat baik untuk melaksanakan terapi organ ginjal. Pada saat ini ginjal mengalami pemanasan suhu sehingga kinerja ginjal menjadi tidak sempurna, apabila ginjal tidak berkerja secara optimal, maka proses penyaringan racun yang ada di dalam tubuh menjadi terhambat. Dengan mengerjakan sholat maghrib sebagai relaksasi dan air wudhu’ sebagai penyejuk, suhu ginjal akan kembali menjadi normal kembali sehingga kinerja ginjal menjadi optimal.
           
            Waktu Isya

            Para peneliti dari negara China mengungkapkan bahwa waktu isya adalah waktu yang sangat tepat untuk melaksanakan terapi perikardium. Pada waktu ini, jantung mengalami kelebihan energi yang tidak baik bagi tubuh. Fungsi dari perikardium itu sendiri ialah membuang energi yang berlebih pada jantung dan mengalirkannya ke satu titik yang terdapat pada pusat telapak tangan, titik ini dikenal dengan nama titik langgong. Dari titik langgong ini kelebihan energi akan dilepaskan sehingga terciptalah kestabilitasan energi jantung dan jantung menjadi normal kembali.
           
            Pada waktu pelaksanaan shalat isya, dimulailah penurunan kerja internal yang telah digunakan dakam aktifitas sehari-hari. Tubuh memasuki masa istirahat, terutama kerja jaringan otot yang digunakan untuk gerak dan  otak yang digunakan untuk berfikir. Waktu isya bisa disebut sebagai masa pendinginan keseluruhan sistem organ dan syaraf, kemudian pengistirahan tubuh akan disempurakan dengan tidur pada malam hari.

            Demikianlah sebagian hikmah-hikmah pada waktu-waktu sholat dari sisi kedokteran. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca dan dapat menambah mutu ibadah kita kepada Allah swt, Amin.























0 komentar:

Post a Comment